Posted by: mhandsm on: June 25, 2009
Kamis, 24 Juni 2009..
Saat berjalan di Jembatan penyebrangan my Eyes terarah pada tangan kanan seseorang pria tepat didepanku yang membawa plastik hitam yang isinya banyak minuman pocari sweat dan mi-zon..terbetik dalam hati buat apa orang ini membawa minuman banyak begini ??
Ternyata my Eyes penasaran dengan hanya sebegitu yang dilihatnya tanpa menjelaskan apapun….mencari-mencari terus si Eyes mencari tahu..
Eit dapat, di tangan kiri Pria ini menggendong kotakan papan yang berisi permen, rokok, cematik dan teman-temannya..
Dengan cepat si Eyes menyampaikan pesan ke Brain lalu meneruskan ke Heart untuk membuat kesimpulan “Oooh ternyata si Pria yang terlihat umurnya tidak beda jauh dengan Apa (father) adalah pedagang asongan”.
Heart berbisik..”Ya ampun, hebat sekali orang tua ini masih punya semangat hidup, tidak mengemis, tapi mencari nafkah dengan cara mulia yaitu berdagang”…
Feet terus melangkah menuju my beloved Office. Posisiku berada hampir disebelah Pria tua itu, dengan speed yang cukup aku dapat melewati Pria itu..gak ngebut sih..
Sebentar…sebentar…Ears mendengar sesuatu..”rokok?”, oh ternyata Pria tua itu menawarkan rokok kepada pedagang lapak di jembatan penyebrangan..tapi bukan keberuntungan buat Pria tua itu karena pedagang lapak itu tidak menjawab..”Awal usaha yang baik” Heart berbisik.
Entah kenapa tiba-tiba Feet menghentikan langkah, si Head juga menoleh ke belakang sebagai ajakan dari Heart untuk melakukan suatu activity untuk melihat Senyuman di Pria tua itu..
“Pak berapa harga Pocari sweatnya”, Mouth berbicara menolong menyampaikan apa yang Heart mau. “Lima ribu” kata Pria tua itu..si Heart membisikkan pesan kepada Brain ”bukan pocari tapi mi-zon”, lalu Brain menyampaikan keinginan Heart kepada mouth “kalo mi-zon berapa?”, “lima ribu” jawab Pria tua itu lagi..
“Saya ambil mi-zon”…dengan bantuan Hand ku, ku keluarkan uang dari my red pocket dan dalam beberapa detik sudah berada di tangan Pria tua itu.
Eit ada moment yang membuat aku beberapa detik terdiam, Pria tua itu mengibas-ngibaskan uang lima ribu dariku tadi di atas dagangannya..berarti aku adalah pembeli pertama buatnya pada hari itu.
You Know What sepekan lalu sampai detik sebelum aku bertemu Pria tua itu Heart ini dalam kondisi kaku, kosong, sakit..bila si hati tidak baik kondisinya yang lainnya pun ikut merasakan..
Syukur alhamdulillah, akhirnya si Heart kembali berbunga, Mouth pun menunjukkan rasa senang dengan menyimpulkan senyum. Heart berbisik pada Soul “aku senang bisa melakukan sesuatu untuk orang lain yang berada di bawahku, raut wajah Pria tua itu terlihat berseri”. Ya Allah pagi ini aku telah melakukan 1 (satu) hal yang akhirnya membahagiakan My Heart dan My Soul“.
Untuk Mendapatkan senyuman di bibirku dan kebahagiaan di Hatiku ternyata harus memancing senyuman di bibir orang lain dan harus membuat bahagia hati orang lain dahulu.
Terima kasih Ya Allah telah menghidupkan hatiku lagi…
give your comment to me !